Keutamaan Sabar Ketika Tertimpa Musibah
Allah swt berfirman,
“akan Kami berikan cobaan kepadamu,
dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan
berikanlah berita gembira kepada orang orang yang sabar.”
“dan sungguh
QS Al Baqarah :155
Diriwayatkan dari Raulullah SAW
bahwa beliau bersabda “ ketika kiamat terjadi, ada seorang penyeru dari sisi
Allah SWT berkata, ‘ Siapa saja yang
memiliki hutang kepada Allah SWT maka hendaklah ia berdiri. ‘ manusia bertanya,
‘siapakah yang memiliki hutang kepada Allah SWT. ? ‘para malaikat menjawab, ‘siapa
saja yang diuji Allah SWT dengan sesuatu
yang menyedihkan hati, lalu ia bersabar karena mengharap pahala dari Allah SWT,
maka hendaklah ia berdiri , ‘kemudian penduduk sejumlah negeri berdiri. Para
malaikat berkata, ‘Undangan tidak diterima tanpa bukti. Perlihatkan catatan
kalian kepada kami. ‘ Siapa saja yang
didalam catatanya ada marah atau ucapan buruk, merekaberkata kepadanya, ‘Duduklah
ditempatmu. Kamu tidak termasuk mereka yang bersabar.’
Para malaikat menggiring mereka
yang sabar, baik lelaki maupun wanita kebawah Arsy, lalu mereka berkata, ‘wahai
Tuhan kami, mereka inilah hamba-MU yang bersabar.’ Allah SWT berfirman, ‘kembalikan
mereka ke pohon ujian.’
Lalu para malaikat mengembalikan
mereka kesebuah pohon yang batangnya dari emas, daunnya pakaian dan naunganya
pengendara yang berjalanmenuju kapadanya selama seratus tahun. Mereka duduk
dibawahnya. Allah SWT Yang Maha Besar tampak dan mengucapkan salam kepada
mereka satu persatu.
Kemudian Allah SWT mengemukakan alas
an kepada seseorang, ‘Hai para hamba-Ku yang bersabar, Aku tidak menguji kalian
, kecuali Aku menghapus musibah kalian karena banyaknya dosa dan kesalahan
kalian, agar dengan itu Aku antarkan ke derajat yang tinggi yang tidak sampai
ke sana dengan amal kalian.
Kalian bersabar karena-Ku dan
kalian malu kepada-Ku, sehingga membuat Aku tidak menegakkan timbangan maupun
menggelar catatan untuk kalian.’Allah SWT mengemukakan alasan kepada kaum miskin,
‘Hai para hamba-Ku aku tidak menguji kalian dengan kemiskinan, kecuali kerena
setiap orang yang mengambil sesuatu dari dunia, Aku hisab dan Aku tanyai dia dengan,
‘dari mana dia mendapatkanya, untuk hal apa dia gunakan?. Karena itu, Aku suka
kemiskinan kalian agar hisab kalian
ringan. ‘Kemudian Allah SWT mengemukakan alasan kepada orang orang buta dan
mereka yang meiliki penyakit. Mereka sangat gembira atas pahala besar yang
mereka raih. Kemudia para malaikat mengambilkan mereka kuda kuda bagus, bendera
– bendera itu didepan mereka. Merekapun berjalan menuju surga.
Manusia yang memandang mereka
bertanya,’mereka ini syuhada atau para nabi?. ‘Malaikat menjawab, ‘mereka ini
kaum yang sabar atas musibah – musibah besar didunia. Karena kesabaran , mereka
meraihnya. Ketika sampai dipintu surga, malaika Ridwan bertanya kepada mereka, ‘siapakah
kaum yang timbangan amal tidak ditegakan atas mereka? ‘Malaikat menjawab, ‘mereka
inilah orang orang yang sabar.tidak ada hisab atas mereka. Karena itu, bukalah surge
agar mereka duduk dibangunan- bangunan mereka dengan aman. ‘mereka masuk
sementara para malaikat dan anak-anak menyambutnyadengan gembira, denga pekikan
tahlil dan takbir, lalu mereka duduk diatas kemuliaan surge selama lima ratus
tahun sambil melihat penghisaban makhluk. Karena itu, berapa bahagianya
orang-orang yang sabar.”
Demikian penjelasan dalam
al-Jawahir, karya Abu Laits as-Samarkandi.
Sumber : 40 Amalan Penting Yang Terlupakan


Komentar
Posting Komentar